Austria Kirim Reformasi Judi untuk Evaluasi Uni Eropa
Pendahuluan
Perubahan Kebijakan Judi di Austria untuk memperbarui kebijakan perjudiannya, Austria telah mengajukan perubahan besar ke Komisi Eropa. Paket reformasi ini bertujuan menciptakan pasar judi multi-lisensi yang lebih terbuka dan teratur. Diajukan oleh Kementerian Keuangan pada Selasa lalu, langkah ini menandai dimulainya masa tunggu tiga bulan sesuai aturan Uni Eropa. Dalam periode ini, Komisi Eropa akan menilai kesesuaian proposal dengan prinsip bantuan negara dan pasar tunggal, sementara parlemen Austria akan melanjutkan penyempurnaan rancangan undang-undang tersebut.
Upaya Perlindungan Pemain yang Ditingkatkan
Rancangan ini bertujuan merombak hampir seluruh sistem perjudian Austria. Dengan menggabungkan langkah perlindungan pemain yang lebih baik dan membuka pasar online bagi beberapa operator yang mendapatkan lisensi, diharapkan dapat menggantikan kerangka lama yang telah banyak dikritik. Salah satu inovasi utama adalah pembentukan registrasi nasional untuk pengecualian, yang mencakup semua judi daring, kasino, dan mesin slot. Pemain yang sudah terdaftar dalam pengecualian atau terkena larangan dari operator bakal sulit beralih ke layanan berlisensi lain untuk tetap berjudi.
Batasan dan Mekanisme Permainan Baru
Rancangan kebijakan ini juga menetapkan batas setoran wajib untuk permainan online dan mesin slot. Orang dewasa muda berusia antara 18 hingga 26 tahun akan memiliki batas lebih rendah dibandingkan pemain dewasa guna menanggapi kerentanan kelompok usia muda terhadap risiko perjudian. Untuk mesin slot, intensitas permainan akan dikurangi. Ini meliputi penurunan taruhan maksimal, pengurangan kecepatan permainan, dan jeda wajib setiap 90 menit. Operator juga dituntut untuk mengevaluasi risiko kecanduan dari produk mereka dan menyerahkan data guna mendukung riset serta kebijakan perjudian dimasa mendatang.
Syarat Ketat bagi Pemohon Lisensi Baru
Skema lisensi Austria yang baru menetapkan aturan transisi ketat bagi operator yang belum berizin saat ini. Perusahaan yang beroperasi secara ilegal diberi tempo hingga awal 2027 untuk berhenti beroperasi di Austria jika ingin mengikuti proses lisensi. Jika tidak mematuhi, mereka harus menunggu 18 bulan sebelum memenuhi syarat, dan 24 bulan mulai 2030. Pemohon juga harus melunasi pajak terutang dan menyelesaikan klaim dari sekitar 20.000 pemain terdampak sebelum mendapatkan persetujuan.
Penegakan Aturan yang Lebih Ketat
Perubahan ini juga mengusulkan langkah tegas untuk melawan perjudian tanpa lisensi melalui pemblokiran pembayaran, jaringan, dan daftar hitam. Sistem batas pengeluaran terpadu akan mengamati pengeluaran pemain di semua operator berlisensi. Kendati demikian, Asosiasi Taruhan dan Permainan Austria mempertanyakan apakah peraturan transisi dapat menstimulasi perpindahan pemain ke pasar yang diatur, mengingat kemungkinan operator ilegal terus menarik pelanggan.
Diskusi Mengenai Lisensi Kasino
Undang-undang baru ini berpotensi mengizinkan hanya satu lisensi kasino per provinsi, meski tidak semua pihak sepakat. Sebagian berpendapat pembatasan ini bisa mengekang persaingan dan inovasi. Namun para pendukungnya yakin pengetatan ini diperlukan untuk pengawasan lebih baik dan meminimalkan dampak sosial perjudian.
Kesimpulan
Dengan pengajuan reformasi perjudian ini ke Uni Eropa, Austria menunjukkan tekad memperbarui regulasi pasar judinya. Usaha ini bertujuan melindungi pemain sekaligus membuka jalan bagi pasar yang lebih transparan dan kompetitif. Keberhasilan penerapan reformasi akan sangat bergantung pada penilaian Komisi Eropa dan kemampuan Austria mengimbangi antara kepentingan operator, pemain, dan masyarakat.